Skip to main content

Museum Lhokseumawe

Museum Kota Lhokseumawe Sukses Selenggarakan Kajian Koleksi Museum Tahun 2026

Lhokseumawe, 24 Juni 2026 – Museum Kota Lhokseumawe telah sukses melaksanakan Kegiatan Kajian Koleksi Museum Tahun 2026 yang berlangsung selama dua hari, pada 23–24 Juni 2026, di Museum Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Lhokseumawe sebagai upaya meningkatkan pemahaman, apresiasi, dan partisipasi generasi muda dalam pelestarian warisan budaya daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Sri Aryati, S.Pd., M.Pd., didampingi Kepala Bidang Kebudayaan sekaligus Plt. Kepala Museum Kota Lhokseumawe, M. Novri Saputra Djaja, S.E. Dalam sambutannya disampaikan bahwa museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda cagar budaya, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pengembangan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pengenalan dan identifikasi koleksi, telaah sejarah dan nilai penting koleksi, metodologi penyusunan kajian koleksi, hingga presentasi hasil kajian. Materi difokuskan pada tiga koleksi Museum Kota Lhokseumawe, yaitu Koin Teluk Samawi, Naskah Kitab Siratal Mustaqim, dan Ciriek Ie, yang dikaji dari aspek sejarah, fungsi, makna, serta nilai pentingnya sebagai warisan budaya daerah.

Selain memperoleh materi, para peserta juga terlibat aktif dalam diskusi kelompok, identifikasi koleksi, analisis data, dan penyusunan deskripsi koleksi sesuai kaidah kajian museum. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai proses pengkajian koleksi museum yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pengelolaan koleksi.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif serta presentasi hasil kajian menunjukkan tingginya minat mahasiswa untuk memahami sejarah dan nilai budaya yang terkandung dalam koleksi Museum Kota Lhokseumawe. Suasana pembelajaran yang kolaboratif turut memperkaya pertukaran pengetahuan antara pemateri dan peserta.

Melalui pelaksanaan Kajian Koleksi Museum Tahun 2026, Museum Kota Lhokseumawe memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat warisan budaya daerah sekaligus memahami pentingnya kajian ilmiah dalam mendokumentasikan dan menginterpretasikan koleksi museum. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan museum sebagai sarana edukasi yang melibatkan dunia akademik dalam pengembangan pengetahuan mengenai sejarah dan budaya lokal.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal untuk lebih mengenal, menghargai, dan turut mendukung upaya pelestarian warisan budaya daerah sesuai bidang dan peran masing-masing.