“Pada masa kecil, kita mungkin sering mendengarkan musik yang dimainkan dengan alat-alat musik tertentu ataupun mendengarkan musik dari kaset ataupun DVD. Sedangkan, alat musik gramofon yang pada zamannya hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu, dengan mengeluarkan bunyi yang khas dan merdu dari alunan piringan hitam”.
SEJARAH GRAMOFON
Sejarah gramofon dimulai dari, penemuan dan perkembangan alat pemutar musik maupun perekam musik sangatlah menarik dari waktu ke waktu. Dalam buku (A,Friedrich. 1986:57 Gramophne, Film, Typewriter.Brinkmann & Bose .German) Alat pemutar musik maupun perekam suara pertama yaitu phonoautograph yang ditemukan oleh Leon Scott setelah penemuan phonoautograph itu barulah Phonograph yang ditemukan atau dikembangkan oleh Thomas Alpha Edison yang digunakan untuk mempelajari gelombang suara pada tahun 1857. Namun alat tersebut tidak digunakan untuk mereproduksi hasil rekaman. Phonograph diciptakan seiring dengan pengembangan perangkat telepon pada tahun 1870. Pada saat itu Thomas Alpha Edison mendapat ide untuk mencetak pesan telepon di atas kertas berlapis wax dengan menggunakan alat elektromagnetik. Setelah penemuan tersebut, Maka bermunculan alat perekam lain seperti Grafofon (yang diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1880. Alat pemutar musik yang terbuat dari tabung yang dilapisi lilin), Gramofon yang diciptakan oleh Emile Berliner dari Jerman pada tahun 1887, tidak menggunakan tabung silinder, tetapi menggunakan piringan hitam. Piringan hitam berbentuk lingkaran, yang awalnya terbuat dari kaca, dalam perkembangannya terbuat dari plastik (vinyl). Turntable alat pemutar musik ini masuk dalam pengembangan dari alat pemutar musik Gramofon, yang terus digunakan hingga tahun 1970. Mulai saat itulah pengembangan terus terjadi, yang awalnya menggunakan piringan hitam berubah menggunakan kaset pita dan muncullah walkman atau alat pemutar kaset pita. Setelah kaset pita masuklah CD (compact disk), pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 1982, yang di buat oleh sebuah perusahaan philips dari Belanda dan Sony, hasil penelitian selama bertahun-tahun. Pada zaman moderen masuklah format MP3 yang bersamaan dengan munculnya alat pemutar MP3 yaitu iPod. Alat pemutar musik yang bisa menyimpan ribuan lagu. Sejak saat itulah alat pemutar musik digital terus berkembang. Jadi gramofon adalah mesin untuk mereproduksi suara dan musik yang direkam pada piringan hitam.
Salah satu gramofon yang terdapat di Museum Kota Lhokseumawe











