Skip to main content

Museum Lhokseumawe

Museum Kota Lhokseumawe Gelar “Belajar Bersama” Seni Tradisi Aceh untuk Pelajar SMK/SMA

LHOKSEUMAWE – Museum Kota Lhokseumawe menjadi pusat pelestarian budaya dengan menggelar kegiatan “Belajar Bersama Canang Ceurekeh, Seumapa/Hikayat, dan Rapai” bagi siswa tingkat SMK/SMA sederajat. Acara ini berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 10 hingga 16 Juni 2026.

Kegiatan yang disambut dengan banner bertuliskan “Selamat Datang Peserta Belajar Bersama” ini bertujuan memperkenalkan dan melestarikan kesenian tradisional Aceh kepada generasi muda. Peserta akan diajak praktik langsung tiga cabang seni tradisi yang menjadi identitas budaya Aceh:

  1. Canang Ceurekeh – alat musik tradisional Aceh khas Kota Lhokseumawe.
  2. Seumapa/Hikayat – seni bertutur lisan berisi syair-syair.
  3. Rapai – musik perkusi khas Aceh yang sering mengiringi pertunjukan keagamaan dan budaya.

Kegiatan ini menyasar pelajar SMK/SMA sederajat sebagai upaya regenerasi seniman dan pelestari budaya lokal. Dengan memilih Museum Kota Lhokseumawe sebagai lokasi, panitia berharap peserta dapat belajar sambil merasakan suasana sejarah dan budaya Aceh secara langsung.

Program “Belajar Bersama” ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap warisan budaya, sekaligus memperkuat peran museum sebagai ruang edukasi yang hidup dan relevan bagi masyarakat.